Tehnik Membuat Macaron

Secara umum ada 3 cara membuat macaron, berdasarkan teknik yang berkembang di negara asalnya.

  1. French meringue. Sesuai namanya, teknik ini berkembang di Perancis. Dibanding teknik yang lain, french meringue terbilang paling sederhana dan mudah dilakukan. Pada dasarnya, putih telur dikocok bersama gula icing hingga kaku dan mengkilat, lalu dicampur dengan almond bubuk. Setelah diaduk rata dan dimasukkan ke dalam kantong plastik segitiga, lalu dicetak dan dipanggang. Tetapi teknik sederhana ini cukup susah dilakukan di Indonesia yang beriklim tropis. Hawa panas dan kelembapan yang sangat tinggi membuat adonan cepat lumer dan tidak bisa ‘naik’ saat dipanggang.
  2. Italian meringue. Teknik ini terbilang cukup rumit karena memerlukan sirup gula panas. Karena itu, diperlukan termometer gula untuk mengukur suhu sirup gula hingga mencapai 120 derajat celcius. Meski sulit, adonan yang dihasilkan sangat stabil, halus dan creamy. Standing mixer sangat diperlukan untuk teknik ini, karena Anda tidak akan mengalami kesulitan saat harus menyiapkan sirup gula panas dan mengocok putih telur dalam waktu bersamaan.
  3. Swiss meringue. Teknik ini tidak terlalu rumit dan masih memungkinkan dikerjakan oleh satu orang dengan mikser tangan. Intinya, putih telur dimatangkan lebih dulu dengan cara ditim (bain marie) karena dengan putih telur yang matang, adonan yang dihasilkan akan lebih stabil, padat, dan tidak mudah lumer dalam suhu ruang.

One thought on “Tehnik Membuat Macaron

  1. Ping balik: Tentang Macaron | Kue Macaron

Komentar ditutup.